Beberapa hari yang lalu, salah seorang teman dan sahabat saya menelpon saya dan curhat mengenai masalahnya. Menurut ceritanya, dia punya seorang kawan dan mereka telah bersahabat sejak kecil alias telah bersahabat selama puluhan tahun. Suka dan duka, senang dan sedih, bahagia dan susah telah dilalui bersama. Saling membantu jika ada masalah, saling mengisi kekosongan masing-masing, dan banyak hal yang telah dilaluinya bersama. Pada suatu hari, sahabatnya tesebut meminta tolong pada dia karena sahabatnya tersebut sedang dirundung masalah. Karena teman saya ini tidak mampu membantu sahabatnya tersebut, sahabatnya pun mulai menghindarinya dan mulai menjauh darinya. Dia telah kehilangan kepercayaan oleh sahabatnya hanya karena dia tidak bisa membantu sahabatnya mengatasi problem yang dia hadapi. Persahabatannya telah berada diambang kehancuran.
Saya yakin, banyak diantara kita yang pernah mengalami masalah dengan sahabat, teman ataupun kawan seperti yang dialami oleh kawan saya di atas. Entah itu masalah kecil, perselisihan besar, atau pertengkaran yang hampir dan atau bahkan memutuskan jalinan perkawanan atau persahabatan kita.
Saya juga sering mengalami hal yang sama, dengan situasi dan masalah yang berbeda. Ketika sekolah menengah, saya memiliki banyak teman. Kami melakukan segalanya bersama-sama. Jalan-jalan, rekreasi, makan-makan, ke sekolah bareng, pulang sekolah bareng, dan masih banyak lagi yang lainnya. Saya suka teman-teman saya. Saya kira kami akan bersahabat dengan mereka selamanya. Tapi, setelah lulus sekolah dan pindah, saya heran karena betapa jarangnya kami bertemu dan berkomunikasi. Bahkan beberapa diantara mereka tidak pernah aku jumpai hingga saat ini, komunikasipun tidak pernah. Kondisi lingkungan yang baru, tempat tinggal yang baru, hubungan-hubungan yang baru, kesibukan, telah menghabiskan waktu kami.
Nobody’s perfect in this world. Tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap manusia memiliki kelebihan dan mempunyai kekurangan masing-masing. Karena ketidaksempurnaan itulah sehingga kita tidak boleh mengharapkan kesempurnaan mereka. Karena mereka pasti punya kekurangan dan keterbatasan. Karena ketidaksempurnaan itulah sehingga kita selalu bergantung kepada orang lain, termasuk kepada sahabat kita. Karena ketergantungan itulah, sehingga kita selalu menuntut sesuatu yang lebih dari mereka. Kita selalu mengharapkan bantuan mereka disaat kita menghadapi masalah dan kita selalu mengharapkan agar sahabat kita mau dan mampu membantu kita keluar dari masalah yang kita hadapi. Terkadang kita mengharapkan sesuatu yang lebih dari mereka, padahal belum tentu mereka bisa memberikan semuanya untuk kita.
Sadarkah kita, bahwa tidak semua yang kita mau dan inginkan bisa kita dapatkan? Pun begitu dengan sahabat kita, bahwa tidak semua yang kita harapakan dari mereka bisa mereka berikan. Tidak semua masalah yang kita hadapi bisa mereka pecahkan.
Tak ada yang lebih baik dari pada memiliki banyak teman, dan tak ada yang lebih buruk daripada tidak memiliki teman dalam kehidupan ini. Jadi, teman itu sangat penting dalam kehidupan. Akan tetapi, teman tidak boleh menjadi pusat kehidupan kita. Karena, yang namanya manusia, sesekali mereka pasti akan berubah. Sesekali mereka tidak tulus, sesekali mereka menjadi jahat. Terkadang mereka membicarakan kita dibelakang. Atau melupakan kita tatkala mereka telah mendapatkan teman baru.
Oleh karena itu, jikalau sahabat kita tidak mampu memberikan sesuatu yang terbaik bagi kita, janganlah hal itu membuat kita jengkel, marah ataupun membenci dia. Dan janganlah pula kita selalu mengharapkan yang terbaik dari mereka karena yakin dan percayalah bahwa mereka tidak akan mampu dan tidak akan bisa memberikan yang terbaik bagi kita selamanya.
November 18, 2008
SAHABAT
Diposkan oleh Fadli Beckham di 20:42
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
















0 komentar:
Poskan Komentar