Suatu sore, seorang anak menghampiri ibunya di dapur. Ia menyerahkan selembar kertas yang telah ditulisinya. Setelah sang ibu membersihkan tangannya dengan celemek. Ia pun membaca tulisan itu, dan inilah isi tulisan itu:
Untuk memotong rumput, 2 dinar
Untuk membersihkan kamar tidur minggu ini, 1 dinar
Untuk pergi ke toko disuruh ibu, 1 dinar
Untuk menjaga adik waktu ibu belanja, 1 dinar
Untuk membuang sampah, 1 dinar
Untuk nilai yang bagus, 3 dinar
Untuk membersihkan dan menyapu halaman, 1 dinar
Jadi jumlah utang ibu adalah 10 dinar
Sang ibu memandangi anaknya dengan penuh harap. Berbagai kenangan terlitas dalam benak sang ibu, lalu ia pun mengambil pulpen dan membalikkan kertas lalu menulis sesuatu dibalik kertas tersebut. Inilah tulisannya:
Untuk Sembilan bulan ibu mengandung kamu, Gratis
Untuk semua malam ibu menemani kamu, Gratis
Untuk mengobati kamu dan mendoakan kamu, Gratis
Untuk semua susah dan air mata saat megurus kamu, Gratis
Untuk semua mainan, makanan, dan baju kamu Gratis
Untuk semua cinta dan kasih sayang yang ibu berikan kepadamu, Gratis
Anakku, dan kalau kamu menjumlahkan semua akan kamu dapati bahwa harga cinta ibu adalah Gratis.
Seusai membaca apa yang ditulis ibunya, sang anak pun lalu menetesakan air mata, lalu memeluk ibunya dan berkata: “Bu, aku sayang sekali sama ibu”. Lalu ia mengambil pulpen dan menulis sebuah kata dengan huruf-huruf besar: “LUNAS”.
Terkadang kita menginginkan balas jasa dari Ibu atas apa yang telah kita lakukan untuknya. Namun, seringkali kita lupa bahwa ibu tidak pernah mengharap balas jasa atau imbalan apapun dari anaknya. Segala pengorbanan ibu terhadap kita selalu dilandasi dengan keikhlasan dan kasih sayang. Karena cinta seorang ibu terhadap anaknya adalah merupakan cinta yang hakiki. Kasih sayang seorang ibu kepada anaknya adalah kasih sayang yang nyata. Kasih ibu kepada kita tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi dan tak mengharapkan kembali. Bagai sang surya menyinari dunia.
September 01, 2008
Untuk Kita Renungkan
Diposkan oleh Fadli Beckham di 08:44
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
















0 komentar:
Poskan Komentar